Setelah
melaksanakan nikmatnya Qiyamullail, ikhwah langsung menggaungkan tilawah tanpa
lelah, namun tetiba panitia mengumumkan acara tausiah didahulukan. posisi duduk
pun seketika melingkar tanpa banyak komentar. Sang Ustadz pun mulai memaparkah
mau'idoh hasanahnya dengan membahas Hadits arba'in yang ke 38.
Bagaimana
caranya agar kita menjadi wali Allah? dimana ketika pd posisi itu, Allah
mengumumkan perang pada yang memusihinya? caranya begitu sederhana di lidah
namun pengejawantahannya yang kadang/seringnya terpatah-patah. caranya dengan
terus mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan yang fardhu sama yang
sunnah secara kontinyu Hatta Uhibbahu, sampai Allah mencintai kita.
