RSS
Write some words about you and your blog here
Tampilkan postingan dengan label Campuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Campuran. Tampilkan semua postingan

Urgensi Shalat dalam pembentukan karakter unggul

Berbicara urgensi semua dari kita pasti sudah mengerti apalagi ini tentang shalat jangan sampai telat apalagi terlewat namun ketika dikaitkan dengan karakter jujur aja saya jadi minder karna sangat jauh dari unggul dengan sebaliknya seringnya kita bergumul.

Di ruang satu point dua tasqif dihela, ustadz mudzakkir pun terus mengajak kita berdzikir, mengingatkan bahwa shalat itu sehat dan menyehatkan. Maka teruslah lakukan karna ada makna dan rahasia dari setiap gerakan.

Bingkisan Coretan Mukhoyyam al-Qur'an


"Hafalan dari al-lail sampai an-Naba hanya awal mula, karna kita tak pantas dan belum berkelas kalau belum hafal dari alfatihah sampai an-Nas" (Pujangga dadakan, 2013)

Apa? kita harus 'melahap' sampai satu mushaf? gimana caranya? Ustadz Yusuf di taujih kedua memberikan kiat-kiat agar kita kuat dan rerupa persiapan agar menghapal jadi menyenangkan.

Persiapan pertama diawali dengan ruhiah memantapkan hati dan jiwa lillah, lillah dan lillah. ikhlas tanpa ada riya yang membekas, bersih murni hanya untuk Allah Rabbul izzati. dilanjut dengan meyakini keagungan Kalamullah karna yang kita baca adalah Firman Sang Pencipta sehingga tidak hanya cinta tapi lahir perasaan mulia dan bangga ketika membacanya.

MABIT's Note edisi 08090313


Setelah melaksanakan nikmatnya Qiyamullail, ikhwah langsung menggaungkan tilawah tanpa lelah, namun tetiba panitia mengumumkan acara tausiah didahulukan. posisi duduk pun seketika melingkar tanpa banyak komentar. Sang Ustadz pun mulai memaparkah mau'idoh hasanahnya dengan membahas Hadits arba'in yang ke 38. 

Bagaimana caranya agar kita menjadi wali Allah? dimana ketika pd posisi itu, Allah mengumumkan perang pada yang memusihinya? caranya begitu sederhana di lidah namun pengejawantahannya yang kadang/seringnya terpatah-patah. caranya dengan terus mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan yang fardhu sama yang sunnah secara kontinyu Hatta Uhibbahu, sampai Allah mencintai kita. 

The Purification of The Soul Part 1

Bismillahirrahmanirrahim

All praise is for Allah. We praise Him and seek His assistance. We ask for His forgiveness and take refuge in Him from the evil within ourselves and from the evil of our deeds. Tonight, I’m attending the talk about the purification of the soul. The speaker is Muhammad El Arbi from USA. This is the second meeting for this topic. I’m always coming late because I have to do something else until isya prayers.

Subhanalloh, hearing this talk even just a few minute is always touching my heart. The famous quotation ‘What comes from the heart goes to the heart’ is true.  In this note, I just want to summarize what I got from the speaker and the handbook. The book of the purification of the soul is compiled from the works of Ibn Rajab al-Hanbali, Ibn Qayyim al-Jawziyya, and Abu Hamid al-Ghazali.